SILAHKAN SCROLL KEBAWAH UNTUK MELIHAT YANG LAINNYA
Dengarlah akan nyanyian angin bisu.....berbisik rindu ditengah merdunya rintik hujan, yang menusuk kalbu dalam kesendirian menantikan cinta. Tak kuasa tetesan airmata jatuh sederas tetesan dari langit. Syahdu dalam keheningan jiwa merana menantikan belahan jiwanya.
Kasihku...
Di mana kau berada
Di mana harus aku cari
Aku masih di sini
Setia menanti dan menanti
Aku menunggumu
Duhai cintaku
Duhai belahan jiwaku
Kasihku...
Dengarlah nyanyianku
Sunyi tak bersuara
Merana gundah gulana
Aku merindukanmu
Tanpa batas waktu
Menantikan hadirmu
Aku di sini, dengan segenggam harapan , menanti akan datangnya cinta yang kan menghapus semua duka. Kesendirian, sepi dalam kekosongan hati
Aku di sini, masih dengan sebuah do’a. Berharap kau dalam do’aku kan mendengar akan suara hatiku yang merindukanmu
Aku yang menanti, dengan kasabaran hati menantikan cinta yang tak kunjung tiba meski hati tak kuasa menahan sepi
Aku ingin menjadi kupu-kupu yang terbang ke tempat jauh, mencari tempat cinta itu berasal. Akan kutemukan cinta yang memang adalah cintaku
Menanti adalah pekerjaan paling membosankan, tapi menanti cinta adalah pekerjaan paling sia-sia jika tak pernah untuk ditemukan
Ku akan menantimu, meski hingga habis waktu ini, kan ku reguk setetes waktu yang ku lalui tanpa aku lupakan dirimu
Penantian panjang ini tak akan pernah membuatku bosan, tak akan menyurutkan hatiku tuk selalu menantimu cinta
Aku menunggumu tanpa terlepas do’aku untukmu, kau yang kuinginkan, kau yang kuharapkan, kau yang mampu mengerti, mampu memahami di saat semua orang tak ada yang mau mendengar akan suara hatiku
Tak ada hal paling indah selain sebuah perjumpaan setelah melewati penantian yang panjang, kapankah hari itu tiba duhai kasihku ?
Hatiku adalah tempat hatimu tinggal, ke mana pun kau pergi...kau akan merindukan rumahmu yang akan membawamu kembali pulang
Kepercayaan adalah modal utama yang kan mengiringi penantian ini, tak ada ku ragu untuk dirimu yang jauh di sana
Bagi sang tawanan cinta, selamanya tak akan ada kebebasan sampai ia temukan cinta itu
Kata-kata penantian cinta yang galau
Gelisah hati ini menanti hadirmu, melayang jauh hatiku cemburu, akankah penantian ini sia-sia bila hatiku sudah tak lagi ada di hatimu
Derasnya tetesan hujan saat ini, tak sederas air hangat yang mengalir di pipiku. Gejolak rindu panjang dalam penantian ini menguras sendu dalam menantikan hadirmu
Ketika ku buka mata, berharap akan kulihat kau di sini. Namun apa daya, yang ku lihat masih sama ketika hendak ku tutup mata ini
Hujan, bawalah airmata ini bersamamu. Mengalir ke manapun engkau jatuh. Tak ingin lagi ku menangis hanya untuk menumpahkan gundah, biarkan kelak aku menangis pada sebuah perjumpaan yang indah
Detik demi detik waktu yang tlah ku lalui tanpa kau di sisiku, sebanyak bintang malam yang hadir menemaniku di kala sendiri ...kapankah penantian ini berakhir...menantikan hatimu yang tak kunjung jua menyambut hatiku