pantun alam

SILAHKAN SCROLL KEBAWAH UNTUK MELIHAT YANG LAINNYA

pergi ke kedai membeli bunga
bunga di beli cantik sekali
alam sekitar perlu dijaga
agar hidup sentiasa harmoni

pergi ke pasar membeli duku
tidak lupa membeli durian
menjaga hutan tanggung jawabku
agar tidak terjadi penggundulan hutan

anak itik renang di kolam
kolamnya dekat rumah maia
jangan kau rusak alam
alam itu surganya dunia

Daun pegaga, buah bidara
Ulam-ulaman enak dimakan,
Bumi hijau harus dipelihara,
Anugrah terindah ciptaan tuhan.

Hembus pawana bayu terasa,
Alam yang indah dipandang mata,
Janganlah kita membuang sisa,
Kelak binasa alam semesta,

Indah malam tanpa pelita
Terbang beramai si rama-rama,
Janganlah lupa peranan kita,
persekitaran indah tanggungjawab bersama.

Tebang nipah buang daunnya
Bercermin mewah di rumah batu
Buanglah sampah pada tempatnya
Cerminan siswa SMA Satu

Ada sungai berair bersih
Boleh kita memakainya
Kalau lingkungan ingin bersih
Buanglah sampah pada tempatnya

Bunga mekar menghiasi taman
Banyak burung yang berkicau
Mari kita sirami tanaman
Agar lingkungan asri nan hijau

      Ada tupai makan buah-buahan
Ada anak makan makroni
Betapa indah ciptaan tuhan
Telah ciptaan alam ini
     Ada sandang ada pangan

Ada kuda berlari-lari
Jangan buang sampah sembarangan
Nanti air akan terkotori

ati ini terasa gundah
Tak ada yang menemani
Alam ini sangat indah
Tapi sayang tak ada yang peduli

Jalan-jalan ke gunung salak
Jangan lupa membeli kemiri
Kalau bumi kita rusak
Pasti kita yang akan merugi

Jalan-jalan ke sukabumi
Makan kacang sama kulitnya
Siapa yang akan merawat bumi
Kalau bukan penghuninya

Burung nuri burung dara
Elok rupanya berwarna warni
Agar alam tetap terjaga
Janganlah kita mengotori

Pohon rimbun banyak dahan
Tumbuh subur walau tak ditanam
Membentang alam penuh keindahan
Cantik sungguh penuh idaman

Senja hari surya menghilang
Tanda ternak pulang ke kandang
Gunung tinggi nan menjulang
Gagah sungguh untuk dipandang

Langit luas berwarna biru
Perhiasan bagi kedua mata
Alam terkembang menjadi guru
Penuh hikmah dari Sang Pencipta

Mengalir air anak asahan
Membawa kayu juga rotan
Keindahan berkelimpahan
Gunung sungai dan hutan

Bulan bercahaya kala malam
Indah bagai mata si peri
Gagah gunung di dada alam
Bagai permata di leher putri

Kayu balok busuk pinggirnya
Lalu diracik kulit tebalnya
Sungai berkelok amat indahnya
Bergemericik amat merdunya


Indahnya syair dalam nyanyian
Membawa pikiran dalam angan
Sungai bernyanyi dalam kesunyian
Mengajak diri dalam renungan