puisi sakit hati

SILAHKAN SCROLL KEBAWAH UNTUK MELIHAT YANG LAINNYA


Kebohonganmu – oleh Khairiyahtunnisah

Seribu kata kau ucap dari bibir undahmu..
Kata* yang bermaknahkan seribu jurus cinta yang terkadang membuat orang hanyut dalam belayan tulisan kata*mu itu… Yang terkadang juga yang keluar langsung dari kebohongan mulutmu..
Engkau sangat jahat..!!
Kau tega merubah warna pelangi yang begitu indah yabg susah paya kita jaga.. Agar kita tetap bisa melihatnya esok dan seterusnya.
Kau sering berkata
Tdk akan pernah menciptakan warna baru di kehidupanmu selain warna yang kau beri untukku..
Namun skarang apa??
Kau tegah menciptakannya lagi dgn sosok putri yang kau manja*kan itu..
Terkadang aku berfikir untuk apa aku di sini??
Tak ada gunanya lagi..
Karna semuanya bagaikan kertas tertiup angin..
Beribu kata kau ucap bahkan mungkin berjuta
Namun ternyata semuanya hanya kebohonganmu saja.
Terimakasih telah menciptakan warna kebohongan.. Sungguh hati ini sakit.. Sungguh sakit!!
Dan terkesan tak ada gunanya lagi. Hanya air mata ini yang menjadi saksi bisu bahwa aku sunggu kecewa…!!!


Menyerah – oleh Martin Luther

Tlah ku tulis ribuan puisi cinta untuk mu
tapi kau tak pernah mengacuhkannya
ku tlah berlari ribuan kilometer
hanya untuk menemuimu dua menit
tapi kau juga tak pernah mengacuhkannya
sekarang , ku berhenti menulis dan berlari untuk mu
karna jika ada kesempatan untuk mu kau mungkin akan menulis dan berlari
tetapi jika semua itu untuk ku
aku akan menolaknya
aku putus asa
pastinya , aku menyerah
maaf aku harus pergi



Penyesalanku – oleh Khairiyahtunnisah

Aku sakit… Ketika kumulai membuka mata hatiku, disaat itu engkau malah menyakitiku
Kasihh…
Kau jahat
Kau tega hancurkan perasaan yang dulu tumbuh indah bersemi di kehidupan kita
Dan kau mala ciptakan api disamping kertas putih yang kau beri waktu lalu untukku..
Hingga semuanya sirna, hangus bagai lautan biru tak pernah dapat tuk digenggam.
Sungguh aku kecewa!!
Takan lagi aku kenal sosok spertimu.
Dirimu bagai batu tak punya hati,, tak punya takpunya rasa bersalah.
Skarang tak pantas lagi kata sayang untukmu..
Yang pantas kata putus!!



Terus mati – oleh Rima Wahyu

Lagi dan lagi hatiku terjerat kasat belati,
Memudarakan asa bertaham tanpa eksistensimu,
Dan yang tersisa hanyalah getar pendir,
Yang kutahu aku tak akan pernah lepas darimu,
Seberapa keraspun barikade pertahanan kubangun,
Tetap saja aku tak akan lepas dari jerat gilamu,
Aku mencintaimu lebih dari apapun,
Tak peduli aku seperti seorang masokis sskalipun
Dan ketikakau dapatkan pemeren utama,
Yang kutahu aku harus berjalan mundur,
Erosi hatiku kikis habis gumpalan kerikil cinta,
Basuh segala rasa dan kupilih jalanku,
Bangun barikade pertahanan lagi,
Hingga bongkahan cinta saling berjatuhan,
Jangan biarkan bermuara ke segala lara,
Kuatkan kokohkan hati baju ini,
Namun aku tak lagi mampu bertahan,
Duniaku runtuh bersama gerimia kelabu,
Lagu kematian berkumandang. Aku mati,
Dan terus mati dirasa itu


Karena kau (kelam) – oleh Ikka Wahyu Saputri

Desiran angin yang menyapu ingatan kelamku
Deru ombak yang memecahkan tangisku
masih kan engkau mengingat semua kata yang pernah terucap darimu?
atau apa memang kata itu terucap karena sebuah ketidaksengajaan?
atau karena aku yang terlalu bodoh..
bodoh! sempat mempercayaimu untuk singgah di hidup ini,
bodohnya aku yang menjamu mu dengan segudang cinta..
andai malam bisa berbicara dalam kelam
andai malam bisa bercerita tentangku
tentang sebuah pengorbanan,kesabaran dan sebuah penantian
akan kah ada lagi bintang yang akan bersinar terang?
tidak..
karena semua bintang hanya akan mendapati air mataku di setiap jenggal sinarnya,
dan apabila malam itu disirnakan oleh siang
akankah ada siang yang begitu terang menyinari jagad raya ini?
tidak..
sakit ini terlalu kelam,
sakit ini terlalu binasa,
sebuah perpisahan tanpa sebab apapun harus memutuskan sebuah perjalanan panjangku,
dan kini ada sosok lain yang begitu cepat mengga tikan ku di tengah perjalanan itu..
aku bahagia,
dan secepatnya aku akan menyusul kebahagiaan mu.
kebahagiaan yang kamu peroleh karena menyakitiku.
tapi lihatlah kebahagiaan ku kebahagiaan yang aku peroleh karena keikhlasanku merelakanmu dengan yan lain



Puisi Patah Hati


DITINGGAL KEKASIH
Oleh Salma Octavia Wisesa

Kini kuhanya bisa membayangkan,
membaca aksara yang kau rangkai penuh makna
tanpa sanggup ku menyapa
dan hanya bisa mengenangmu dalam duka

Kini kau telah pergi
tanpa kau peduli tentang perasaanku
kau pergi dengan keangkuhanmu
kau tinggalkan kenangan yang hayakan rapuh ditelan waktu,
dan sisa sisa usiaku

Haruskah air mata ini mengalir setiap waktu?
haruskah kuhentikan
detak jantung dan nadiku untuk merindukanmu?
dan haruskah nyawa ini terpisah dari ragaku karena cintamu?
mungkinkah ini semua telah menjadi suratan takdirku



LUKA HATI
Oleh Fauziia Nuer Afnhiie

Aku duduk terdiam di tengah kesunyian
menatap langit yang enggan berbicara
entah mengapa ia diam membisu seribu bahasa
apakah ia juga tau akan kesedihanku ?

Luka yang selama ini aku pendam
Sakit yang sangat mendalam
Sakit yang tak bisa terbendung lagi
Bagaikan pisau menggoreskan luka

Kau pergi bersama semua kenangan
jauh....jauh dan semakon jauh
meninggalkan aku sendiri
bersama luka dalam hati


PATAH HATI
Oleh Rahmi Handayani

Aku terbuai dengan kata-kata manismu
aku terbuai dengan rayuan cinta mu
ku pegang semua janji-janji mu kepada ku

Tapi kau paksa aku untuk menuruti semua perkataan mu kepadaku
tapi kini engkau menghilang jauh dan dapatkan pengganti mu
aku pun merasa tak berdaya dan mulai patah hati

Ibarat bunga segar, sudah layu di buang begitu saja
ibarat kekasih masih sayang dipuja-puja
sudah bosan di buang begitu saja ...

WALAU TAK MENGIZINKAN
Oleh Rizka Salsabila Riadi

Ingin kulepas...
pandangan rindu cinta kasihmu..
Yang menatap senantiasa menunggu..
Kehadiranku disisimu..

Walau kutau..
Waktu tak mengizinkan kita bersatu..

Semilir angin berhembus..
Bak mengerti asa dalam diri..
Pancaran cahaya dari kedua matamu..
Tak akan kulepas..
Walau badai merusaknya..
Walau topan mengotorinya..
Walau waktu tetap tak izinkan kita..

Walau..
Waktu mengambil diri ini.


HAMPA
oleh Ria Anggraini

Ku langkahkan kaki ini dalam kegelapan...
Tanpa ku tau arah...
Dengan membawa segenap luka yang kau tinggal...
Langit telah berubah menjadi gelap berkelabu...
Setelah kau pergi tinggalkan ku...
Mawar merah yang dulu kelihatan indah...
Sekarang berubah menjadi Layu...

Dahulu kau yang telah meluluhkan hati ku...
Sehingga ku dapat mencintaimu...
Tapi kini kau telah pergi meninggalkan ku...
Aku memang mempunyai banyak kekurangan...
Dan aku bukanlah manusia yang sempurna...

Rasanya ku ingin terbang bebas...
Mencari cinta yang lain...
Tapi mana mungkin ku sanggup melakukan itu...
Setelah Sayap-sayap ku tlah patah karena mu...
Bayangan mu selalu menghantui ku...

Ini lah penghujung cintaku...
Inilah akhir perjalanan kisah cintaku...
Tuhan...
Bila ini yang terbaik aku merelakanya...
Jangan tumbuhkan rasa benci di dalam hati ini...
Meski sakit yang ku rasa...
Berikan senyuman pada ku...
Agar aku dapat bertahan disini...


JANJIMU YANG PALSU
Oleh FirDha ni'mah

Ketika hati ini berbicara ..
ketika mata ini melihat ...
ketika telinga ini mendengar..

Kanu mengucap beribu jaji-janji manismu itu
kau membuatku terbang melayang bersamamu
tapi ketika aku melihat semua kenyataan itu

Kau goreskan luka di hatiku
kau buat airmataku bercucuran deras
dari mata kepipiku

Aku tak kuasa menyakinkan ini semua
hatiku hancur.....
hatiku punah.....
hati ku pilu,,....

Ketika ku melihat jajimu yang telah kau ingkar
ketika ku melihat kini kau bersamanya
dibalik kesedihanku,...


HUJAN DI PAGI HARI
Oleh Bunga Wiladatika

Hujan turun di pagi ini
Membasahi dunia dengan mimpi
Cemara itu basah lagi, kawan!
Sayang ku tak dapat menolongnya
Yang basah terlanjur basah

Perlahan, ku langkahkan kakiku
menuju rumah itu
Apa yang bisa diperbuat ?
Dengan sandal jepitku yang putus
Aku menari-nari dalam hatiku
Menyelaminya ke palung yang paling dalam
Untuk apa pintar menyelam?
Jika jiwamu tak disampingku